apa itu android go

Di helatan Goole I/O Mei lalu, Google menjanjikan kehadiran sistem operasi mobile yang dirancang sedemikian rupa agar bisa bekerja sempurna pada device Android yang masuk segmentasi low end, Android Go.

Sejatinya ini bukanlah konsep yang baru untuk Google. Karena konsep yang sama juga pernah ditawarkan Google lewat projek Android One.

Waktu berselang, Android One naik kasta. Tetap menawarkan pure Android, meski kini duduk di segmen menengah.

Device Android One jaman now punya range harga tiga kali lipat dari Android One saat pertama kali diperkenalkan.

Salah satu device Android One yang dirilis di tahun ini adalah Mi A1 dari Xiaomi. Dijual dengan harga Rp. 3 jutaan.

Kembali ke Android Go

Lalu apa bentuk nyata dari Android Go ? kenapa seperti terlihat senyap.

Ya, senyap, hingga akhirnya di awal Desember kemarin, Google merilis Android Go lewat Android Oreo 8.1 (edisi Go).

Konsep dari Android Go ini sederhana. Agar setiap orang bisa menikmati Oreo, meski devicenya low end dengan RAM 1GB atau 512MB sekalipun.

Agar semua berjalan sempurna. Bukan hanya sistem operasinya saja yang di optimalisasi, baik Google Apps maupun Google Play Store juga ikut di remake jadi edisi Go.

apa itu android go

Contoh paling mudahnya kita bisa melihat Youtube Go yang tidak lain adalah versi hemat dari Youtube. Dan yang belakangan dirilis ke Play Store, Files Go. Adalah dua diantara beberapa aplikasi yang akan di preinstall di device Android Go kelak.

Aplikasi lain yang disiapkan preinstall di device Android Go adalah Google Go, Google Assistant Go, Google Maps Go, Gmail Go, Gboard, Google Play, dan Chrome.

BACA JUGA  Download aplikasi terbaru Youtube Go disini!

Sistem operasi yang lebih ringkas, aplikasi-aplikasi yang lebih kecil ukuran filenya, membuat kapasitas storage 8GB pun terasa lapang.

Dan bukan hanya aplikasi bawaan Google saja.

apa itu android go

Di Google Play Store edisi Go, pada halaman utamanya, sudah tersaji aplikasi-aplikasi yang optimal digunakan pada device Android Go.

Sebut saja Facebook Lite, Messenger Lite ataupun Whatsapp.

Device yang mengadopsi Android Oreo (edisi Go) sudah dibekali dengan fitur Google data saver, dan secara default posisinya sudah aktif.

Kehadiran Android Oreo (edisi Go) jadi titik mula kemunculan ragam device low end yang paripurna. Bukan isapan jempol jika di beberapa waktu ke depan kamu akan segera melihatnya di market Indonesia.